Menteri UMKM Sebut Bisnis Waralaba Bisa Mendorong Usaha Mikro dan Kecil Naik Kelas

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GENZANEWS.COM – Jakarta –  Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperluas pola kemitraan usaha melalui sistem franchise (waralaba) sebagai strategi efektif untuk mendorong pengusaha mikro dan kecil agar naik kelas.

“Banyak usaha mikro dan kecil yang sebenarnya sudah memiliki produk bagus, tetapi membutuhkan dorongan untuk naik kelas. Bisnis franchise ini bisa menjadi jembatan yang efektif agar mereka bisa berkembang dan tumbuh lebih besar,” ujar Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat menghadiri Indonesia Franchise Week 2025 di Indonesia Convention Exhibition, Kabupaten Tangerang, Jumat (31/10).

Menteri Maman menjelaskan, waralaba merupakan salah satu bentuk kemitraan bisnis yang terbukti mampu menciptakan peluang usaha baru. Melalui model ini, UMKM yang telah memiliki produk unggulan dapat memperluas jangkauan usahanya secara lebih cepat, efisien, dan terukur.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa penerapan sistem waralaba harus dibangun di atas fondasi usaha yang kuat. Ia menyoroti masih adanya pengusaha yang tergesa-gesa masuk ke pola waralaba sebelum siap secara manajerial maupun dari sisi kualitas produk.

“Kuncinya adalah penguatan fundamental usaha. Jangan sampai usaha belum siap tapi sudah masuk sistem franchise. Akibatnya bukan berkembang, malah justru rontok. Jadi yang utama adalah memperkuat kualitas produk dan manajemen usahanya terlebih dahulu,” tegas Menteri Maman.

Selain menyoroti pentingnya kemitraan, Menteri Maman juga menegaskan komitmen Kementerian UMKM dalam meningkatkan rasio kewirausahaan nasional. Saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia masih berada di angka 3,1 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 3,6 persen pada tahun 2029.

“Kita mau dorong terus agar rasio kewirausahaan naik, salah satunya melalui pola kemitraan dan franchise seperti ini,” ujarnya.

Data menunjukkan, bisnis waralaba mencatat pertumbuhan positif hingga 5 persen pada tahun 2024. Pertumbuhan ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan rasio kewirausahaan nasional yang masih tergolong rendah.

Menurut Menteri Maman, kemitraan berbasis waralaba dapat menjadi salah satu strategi dalam memperkuat struktur ekonomi nasional berbasis UMKM.

“Kalau semakin banyak usaha mikro dan kecil yang tumbuh melalui sistem franchise, maka pertumbuhan wirausaha kita akan semakin cepat dan ekonomi rakyat semakin kokoh,” ujarnya.

*Tangerang, 31 Oktober 2025*
*Humas Kementerian UMKM*
*Medsos resmi @kementerianumkm*

Penulis : Maykel

Editor : Maykel

Berita Terkait

HBP ke-62: Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Dorong Transformasi Pelayanan, Dari Lapas untuk Masyarakat
Sambut 100 Tahun Gontor, IKPM Sukabumi Gaungkan Peran Alumni sebagai Pembaharu dan Pelayan Umat
PNBP Melejit 155 Persen, Imigrasi Ukir Lompatan Besar di Era Yuldi Yusman
Bareskrim Bekuk Otak Judol, Aliran Dana Haram hingga Barang Mewah Disita
Bareskrim Kunci Otak Kasus PT DSI, Skema Pendanaan Fiktif Terbongkar
Era Baru Keimigrasian Dimulai, Hendarsam Usung Transformasi Layanan Publik
Agus Andrianto Lantik Dirjen Imigrasi Baru, Tegaskan Jabatan Adalah Amanah,Bukan Kebanggaan.
Langkah Buronan Terhenti di Bali, Imigrasi Ngurah Rai Tegaskan Nol Toleransi Kejahatan Global

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 16:49 WIB

HBP ke-62: Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Dorong Transformasi Pelayanan, Dari Lapas untuk Masyarakat

Minggu, 5 April 2026 - 14:30 WIB

Sambut 100 Tahun Gontor, IKPM Sukabumi Gaungkan Peran Alumni sebagai Pembaharu dan Pelayan Umat

Kamis, 2 April 2026 - 16:37 WIB

PNBP Melejit 155 Persen, Imigrasi Ukir Lompatan Besar di Era Yuldi Yusman

Kamis, 2 April 2026 - 14:19 WIB

Bareskrim Bekuk Otak Judol, Aliran Dana Haram hingga Barang Mewah Disita

Kamis, 2 April 2026 - 14:05 WIB

Bareskrim Kunci Otak Kasus PT DSI, Skema Pendanaan Fiktif Terbongkar

Berita Terbaru