Dari Ruang M2C ke Publik: Kolaborasi PPATK–Polda Metro Jaya Menjawab Tantangan Era Informasi

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto - Istimewa)

(Foto - Istimewa)

Jakarta, Genzanews.com — Di era ketika informasi melesat lebih cepat dari klarifikasi, negara dituntut tidak hanya hadir, tetapi juga mampu berbicara dengan presisi.

Kesadaran itulah yang mempertemukan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Bidang Humas Polda Metro Jaya dalam sebuah forum strategis bertajuk studi banding komunikasi publik, Kamis (2/4/2026).
Digelar di Ruang M2C Bidhumas Polda Metro Jaya, pertemuan ini terasa lebih dari sekadar agenda institusional.

Ia menjelma menjadi ruang dialektika tempat di mana pengalaman, strategi, dan tantangan komunikasi diurai dalam satu benang merah: menjaga kepercayaan publik di tengah banjir informasi.

Kabidhumas Kombes Pol. Budi Hermanto memimpin langsung jalannya diskusi, menegaskan bahwa lanskap komunikasi publik telah berubah drastis. Menurutnya, kecepatan bukan lagi keunggulan tambahan, melainkan keharusan. Namun, kecepatan tanpa akurasi justru berpotensi menjadi bumerang.

“Informasi harus faktual, berimbang, dan mudah dipahami. Di situlah kredibilitas dibangun, sekaligus dijaga,” tegasnya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa media digital kini menjadi arena utama pertarungan narasi. Dalam ruang yang sama, informasi valid dan hoaks berkompetisi merebut perhatian publik.

Karena itu, institusi negara dituntut tak hanya responsif, tetapi juga strategis—mengelola arus informasi dengan sistem komunikasi satu pintu serta memperkuat soliditas internal.

Dari sisi PPATK, Ketua Tim Humas Tri Andrianto melihat pertemuan ini sebagai momentum penting untuk memperkaya perspektif.

Ia menilai pendekatan yang diterapkan Bidhumas Polda Metro Jaya memberikan gambaran konkret tentang bagaimana komunikasi publik bisa dikelola secara adaptif di tengah dinamika digital yang terus berubah.

“Kami mendapatkan banyak insight baru, terutama dalam merespons cepat tanpa kehilangan akurasi,” ujarnya.

Lebih dari sekadar pertukaran pengetahuan, forum ini menegaskan bahwa komunikasi publik kini menjadi salah satu pilar utama tata kelola pemerintahan.

Bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga membangun legitimasi, merawat transparansi, dan memastikan negara tetap relevan di mata masyarakat.

Di tengah kebisingan digital yang tak pernah benar-benar sunyi, langkah kolaboratif ini menjadi sinyal kuat, bahwa negara tidak tinggal diam.

Ia belajar, beradaptasi, dan terus menyempurnakan cara berkomunikasi agar setiap pesan yang disampaikan tidak sekadar terdengar, tetapi juga dipercaya.(Thalib)

Berita Terkait

Respon Cepat Polisi, Dua Kasus Pencurian Motor di Kembangan Berhasil Diungkap
Oplosan LPG 3 Kg ke Nonsubsidi Terbongkar di Bogor, Polisi Amankan Pasutri
Terperosok dan Tak Kembali: Tragedi Ground Tank yang Merenggut Empat Pekerja
Aksi Bejat Driver Online Terkuak dari Video Korban, Polisi Ringkus Pelaku di Depok
Langkah Baru di Laut Utara: Kapolres Kepulauan Seribu Rotasi Kasat Intelkam dan Polairud
Di Balik Khidmat Paskah, 4.500 Personel Polda Metro Jaya Jaga Damai Ibu Kota
Bareskrim Bekuk Otak Judol, Aliran Dana Haram hingga Barang Mewah Disita
Bareskrim Kunci Otak Kasus PT DSI, Skema Pendanaan Fiktif Terbongkar

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 23:22 WIB

Respon Cepat Polisi, Dua Kasus Pencurian Motor di Kembangan Berhasil Diungkap

Sabtu, 4 April 2026 - 18:22 WIB

Oplosan LPG 3 Kg ke Nonsubsidi Terbongkar di Bogor, Polisi Amankan Pasutri

Jumat, 3 April 2026 - 23:29 WIB

Terperosok dan Tak Kembali: Tragedi Ground Tank yang Merenggut Empat Pekerja

Jumat, 3 April 2026 - 15:42 WIB

Dari Ruang M2C ke Publik: Kolaborasi PPATK–Polda Metro Jaya Menjawab Tantangan Era Informasi

Kamis, 2 April 2026 - 20:21 WIB

Langkah Baru di Laut Utara: Kapolres Kepulauan Seribu Rotasi Kasat Intelkam dan Polairud

Berita Terbaru