Tangerang, Genzanews.com – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta kembali mencatatkan prestasi di kancah internasional dengan masuk dalam daftar Top 10 World’s Best Airport Immigration Service pada ajang World Airport Skytrax Awards 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam seremoni World Airport Awards Ceremony 2026 yang menjadi bagian dari Passenger Terminal Expo World 2026 di London, Rabu (18/3/2026).
Berdasarkan rilis resmi Skytrax, layanan imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta) menempati peringkat ke-10 dunia. Posisi ini menempatkan Indonesia sejajar dengan bandara internasional ternama seperti Singapore Changi Airport, Bahrain International Airport, Hong Kong International Airport, hingga Leonardo da Vinci–Fiumicino Airport.
Capaian tersebut sekaligus mempertegas konsistensi layanan keimigrasian Indonesia, di mana Imigrasi Soekarno-Hatta berhasil mempertahankan posisi 10 besar dunia selama dua tahun berturut-turut, yakni 2025 dan 2026.
Penilaian penghargaan ini didasarkan pada hasil survei global yang melibatkan pelanggan bandara dari lebih dari 100 negara dalam periode Agustus 2025 hingga Februari 2026.
Kategori World’s Best Airport Immigration Service menilai berbagai aspek layanan, mulai dari waktu tunggu, sistem antrean, ketersediaan jalur prioritas, penerapan teknologi autogate, efisiensi pemeriksaan, hingga profesionalisme dan keramahan petugas.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Galih P. Kartika Perdhana, menyatakan bahwa capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pengguna jasa bandara. Ke depan, kami akan terus berinovasi guna memperkuat kualitas layanan serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam penilaian internasional,” ujarnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat citra positif layanan keimigrasian Indonesia, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor kebandarudaraan secara berkelanjutan. (Thalib)







