Respons Cepat Kapolri Diapresiasi: Langkah Tegas Ungkap Jejak Kejahatan Lingkungan di Balik Banjir Sumatera

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GENZANEWS.COM – JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapat apresiasi atas sikap cepat, tegas, dan responsif dalam menangani banjir serta tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera. Respons Polri dinilai bukan hanya membantu penanganan darurat, tetapi juga membuka pintu bagi pengungkapan kejahatan lingkungan yang diduga turut memperparah bencana.

Direktur Lingkar Linguistik Nusantara (Lilin Nusantara), Uliatul Hikmah, menyebut langkah Kapolri memimpin penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab banjir sebagai terobosan penting dalam cara negara membaca dan merespons bencana ekologis.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam diskusi publik bertajuk “Membaca Respons Kapolri dalam Mengusut Banjir Sumatera” di kawasan Semanggi, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Menurut Uliatul, penyelidikan Polri terhadap temuan gelondongan kayu dalam jumlah besar di aliran banjir menunjukkan bahwa negara tidak berhenti pada narasi “cuaca ekstrem”, tetapi berani menyentuh akar persoalan yang terkait dengan praktik ekonomi ilegal yang merusak lingkungan.

“Langkah Pak Kapolri menunjukkan bahwa penanganan bencana bukan lagi dipandang sebagai fenomena alam semata. Ada unsur pelaku, motif, dan potensi tindak pidana yang harus diusut,” tegasnya.

Ia menambahkan, instruksi Kapolri untuk menurunkan tim ke lapangan merupakan dua pesan penting: negara hadir untuk warga terdampak, sekaligus negara bersedia menelusuri jejak kejahatan yang mempertinggi risiko ekologis.

Lebih jauh, Lilin Nusantara menilai langkah Kapolri sebagai bentuk nyata dipraktikkannya reformasi Polri. Mulai dari evakuasi, pengamanan wilayah, hingga penyelidikan praktik ilegal yang diduga menjadi pemicu bencana.

“Aksi nyata Kapolri mengajak publik melihat bahwa reformasi bukan sekadar dokumen atau slogan, tetapi tindakan konkret yang melindungi keselamatan dan martabat warga,” ujar Uliatul.

Namun demikian, Lilin Nusantara mengingatkan pentingnya menjaga kewaspadaan kritis terhadap bahasa yang digunakan dalam narasi resmi. Apresiasi terhadap Polri, kata Uliatul, harus berjalan seiring dengan tuntutan agar bahasa reformasi tetap konsisten dengan pembenahan struktural.

Ia menyoroti perlunya perbaikan tata kelola hutan, penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan lingkungan, penguatan pengawasan, serta pelibatan masyarakat lokal dalam penyusunan kebijakan pascabencana.

Dalam konteks ini, Uliatul menegaskan bahwa forum diskusi publik sangat penting untuk menguji dan menguatkan narasi negara. Lilin Nusantara, tegasnya, bukan memberi vonis, melainkan membantu masyarakat membaca secara kritis setiap langkah pemerintah agar apresiasi publik tumbuh berdasarkan konsistensi antara kata dan tindakan.

Berita Terkait

Dari Dialog ke Aksi: Divisi Humas Polri Bangun Ekosistem Aman di Era Kecerdasan Artifisial
Polda Metro Jaya Tegaskan Rekrutmen Akademi Kepolisian 2026 Bersih dan Transparan, Tanpa Calo dan Joki
Respon Cepat Polisi, Dua Kasus Pencurian Motor di Kembangan Berhasil Diungkap
Terperosok dan Tak Kembali: Tragedi Ground Tank yang Merenggut Empat Pekerja
Dari Ruang M2C ke Publik: Kolaborasi PPATK–Polda Metro Jaya Menjawab Tantangan Era Informasi
Aksi Bejat Driver Online Terkuak dari Video Korban, Polisi Ringkus Pelaku di Depok
Langkah Baru di Laut Utara: Kapolres Kepulauan Seribu Rotasi Kasat Intelkam dan Polairud
Di Balik Khidmat Paskah, 4.500 Personel Polda Metro Jaya Jaga Damai Ibu Kota

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 00:06 WIB

Dari Dialog ke Aksi: Divisi Humas Polri Bangun Ekosistem Aman di Era Kecerdasan Artifisial

Senin, 6 April 2026 - 19:01 WIB

Polda Metro Jaya Tegaskan Rekrutmen Akademi Kepolisian 2026 Bersih dan Transparan, Tanpa Calo dan Joki

Sabtu, 4 April 2026 - 23:22 WIB

Respon Cepat Polisi, Dua Kasus Pencurian Motor di Kembangan Berhasil Diungkap

Jumat, 3 April 2026 - 23:29 WIB

Terperosok dan Tak Kembali: Tragedi Ground Tank yang Merenggut Empat Pekerja

Jumat, 3 April 2026 - 15:42 WIB

Dari Ruang M2C ke Publik: Kolaborasi PPATK–Polda Metro Jaya Menjawab Tantangan Era Informasi

Berita Terbaru