Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Terus Berjalan, RS Polri Imbau Keluarga Melapor

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Genzanews.com — Proses identifikasi korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Bekasi masih terus berlangsung.

Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri mencatat telah menerima sebanyak 10 kantong jenazah sejak Selasa (28/4/2026) pukul 03.00 WIB.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri, Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono, menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban atas musibah tersebut.

“Kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang tertimpa musibah kecelakaan kereta api di Bekasi,” ujarnya di RS Polri.

Ia menjelaskan, seluruh jenazah yang diterima berjenis kelamin perempuan. Dari total tersebut, tujuh keluarga telah melapor ke Posko Antemortem untuk menyampaikan laporan kehilangan anggota keluarga.

Menurut Prima, proses identifikasi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan tim dari Pusat Identifikasi Polri (Pusident), Polda Metro Jaya, Polres, hingga Mabes Polri. Langkah ini dilakukan guna mempercepat penetapan identitas korban.

“Proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data antemortem dari keluarga dengan data postmortem dari jenazah. Setelah itu dilakukan rekonsiliasi untuk memastikan kesesuaian data sebelum identitas korban ditetapkan secara resmi,” jelasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dan belum melapor agar segera mendatangi Posko Antemortem di RS Bhayangkara.

Keluarga diminta membawa data pendukung seperti foto korban—terutama yang memperlihatkan kondisi gigi—dokumen identitas, ijazah, maupun dokumen lain yang memuat data sidik jari.

Dalam prosesnya, tim identifikasi menghadapi sejumlah kendala. Beberapa jenazah belum dapat langsung teridentifikasi pada pemeriksaan awal sehingga membutuhkan pendalaman melalui pemeriksaan lanjutan.

“Secara umum kondisi jenazah masih memungkinkan untuk diidentifikasi, meskipun ada beberapa yang mengalami kerusakan pada bagian tubuh tertentu,” ungkapnya.

Pihak rumah sakit memastikan hasil identifikasi akan segera diumumkan secara resmi setelah proses pencocokan data antemortem dan postmortem dinyatakan selesai.(Thalib)

Berita Terkait

Polisi Siagakan Posko Layanan di RSUD Kota Bekasi, Dukung Penanganan Korban Kecelakaan KA
Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur, 16 Tewas dan 90 Luka-Luka
WNA Ditangkap, Kasus Penyekapan di Ancol Seret Peredaran Narkotika Jenis Baru
Mayat Pria Mengapung di Laut Jepara, Polisi Selidiki Luka di Wajah Korban
Pria Ditemukan Tewas di Sumur Persawahan Cepu, Polisi Imbau Warga Peduli Kesehatan Mental
Operasi Gabungan Polda Sumsel Ungkap Ladang Ganja Raksasa di Empat Lawang
Rombak Besar-besaran di Polres Jepara, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Resmi Digeser
Tanpa Ribet ke Kantor, Polantas Menyapa Permudah Perpanjangan SIM Warga Sumedang

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:38 WIB

Polisi Siagakan Posko Layanan di RSUD Kota Bekasi, Dukung Penanganan Korban Kecelakaan KA

Rabu, 29 April 2026 - 15:25 WIB

Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur, 16 Tewas dan 90 Luka-Luka

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Terus Berjalan, RS Polri Imbau Keluarga Melapor

Selasa, 28 April 2026 - 15:03 WIB

WNA Ditangkap, Kasus Penyekapan di Ancol Seret Peredaran Narkotika Jenis Baru

Senin, 27 April 2026 - 21:19 WIB

Mayat Pria Mengapung di Laut Jepara, Polisi Selidiki Luka di Wajah Korban

Berita Terbaru