Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur, 16 Tewas dan 90 Luka-Luka

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto - Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto - Ist)

JAKARTA, Genzanews.com — Kepolisian Daerah Metro Jaya terus mendalami penyebab kecelakaan beruntun kereta api yang terjadi di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat.

Peristiwa tragis yang melibatkan taksi online, kereta rel listrik (KRL), dan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek itu menimbulkan korban jiwa serta puluhan korban luka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.

“Pertama, kami menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban. Saat ini penyidik masih mendalami kronologi kejadian secara komprehensif,” ujar Budi

Peristiwa bermula saat sebuah taksi online mengalami gangguan dan berhenti di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur. Kendaraan yang terhenti tersebut menghambat laju KRL yang tengah melintas hingga memicu situasi darurat di jalur rel.

Tak lama kemudian, rangkaian KRL yang sempat berhenti itu ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek jurusan Surabaya Pasar Turi. Benturan keras tidak terhindarkan dan mengakibatkan kerusakan parah pada rangkaian kereta serta menimbulkan korban jiwa.

Data sementara hingga Rabu (29/4/2026) pukul 11.00 WIB mencatat total korban mencapai 106 orang. Sebanyak 90 orang mengalami luka-luka, dengan 44 orang di antaranya telah dipulangkan, sementara 46 lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Korban meninggal dunia tercatat sebanyak 16 orang setelah adanya penambahan satu korban dari RSUD Kota Bekasi.

“Korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Polisi saat ini masih menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian manusia maupun gangguan sistem komunikasi dalam operasional perkeretaapian sebagai penyebab kecelakaan.

“Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau kendala sistem. Pemeriksaan saksi, barang bukti, serta olah tempat kejadian perkara terus dilakukan,” jelasnya.

Sejumlah pihak, termasuk sopir taksi online dan masinis kereta api, dijadwalkan menjalani pemeriksaan untuk memperjelas kronologi serta menentukan tanggung jawab dalam insiden tersebut.

Sebagai bentuk penanganan lanjutan, Polda Metro Jaya juga memberikan pendampingan medis dan psikologis kepada para korban dan keluarga terdampak.

Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api serta tidak menyebarluaskan konten sensitif terkait korban.

“Kami mengingatkan agar pengguna jalan selalu mendahulukan perjalanan kereta api di perlintasan. Selain itu, hindari menyebarkan foto atau video korban demi menjaga kondisi psikologis keluarga,” pungkasnya.(Thalib)

Berita Terkait

Polisi Siagakan Posko Layanan di RSUD Kota Bekasi, Dukung Penanganan Korban Kecelakaan KA
Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Terus Berjalan, RS Polri Imbau Keluarga Melapor
WNA Ditangkap, Kasus Penyekapan di Ancol Seret Peredaran Narkotika Jenis Baru
Mayat Pria Mengapung di Laut Jepara, Polisi Selidiki Luka di Wajah Korban
Pria Ditemukan Tewas di Sumur Persawahan Cepu, Polisi Imbau Warga Peduli Kesehatan Mental
Operasi Gabungan Polda Sumsel Ungkap Ladang Ganja Raksasa di Empat Lawang
Rombak Besar-besaran di Polres Jepara, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Resmi Digeser
Tanpa Ribet ke Kantor, Polantas Menyapa Permudah Perpanjangan SIM Warga Sumedang

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:38 WIB

Polisi Siagakan Posko Layanan di RSUD Kota Bekasi, Dukung Penanganan Korban Kecelakaan KA

Rabu, 29 April 2026 - 15:25 WIB

Kecelakaan Beruntun KA di Bekasi Timur, 16 Tewas dan 90 Luka-Luka

Selasa, 28 April 2026 - 21:06 WIB

Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Terus Berjalan, RS Polri Imbau Keluarga Melapor

Selasa, 28 April 2026 - 15:03 WIB

WNA Ditangkap, Kasus Penyekapan di Ancol Seret Peredaran Narkotika Jenis Baru

Senin, 27 April 2026 - 21:19 WIB

Mayat Pria Mengapung di Laut Jepara, Polisi Selidiki Luka di Wajah Korban

Berita Terbaru