Iwan Fals & Ebiet G. Ade Satukan Cinta untuk Orang Tua Lewat Lagu “Titip Rindu Buat Ayah” dan “Ibu”

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 8 November 2025 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GENZANEWS.COM -Jakarta – Dua maestro musik Indonesia, Iwan Fals dan Ebiet G. Ade, kembali menghadirkan karya monumental yang menggetarkan hati lewat proyek kolaborasi bertajuk “Titip Rindu Buat Ayah” dan “Ibu.”
Karya ini dipersembahkan oleh Musica Studios sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok orang tua — dua figur yang menjadi sumber kasih, pengorbanan, dan inspirasi kehidupan.

Lagu “Titip Rindu Buat Ayah”, yang dirilis pada 2 September 2025, menjadi kolaborasi pertama antara dua legenda lintas generasi ini. Menyusul kemudian, lagu “Ibu” yang dirilis pada 3 November 2025 menjadi babak kedua dari perjalanan kolaborasi penuh makna mereka.

Proyek ini diproduksi oleh Musica Studios di bawah arahan Indrawati Widjaja (Ibu Acin) sebagai Executive Producer, dan David serta Lukman dari NOAH sebagai Music Producer. Turut hadir pula Bapak Efendi selaku CEO Musica Studios, serta Arlan dari tim A&R (Artist and Repertoire) dalam konferensi pers peluncuran yang digelar di Jakarta.

Kolaborasi Penuh Kehangatan dan Rasa Syukur

Dalam kesempatan itu, Ebiet G. Ade mengungkapkan bahwa lagu “Titip Rindu Buat Ayah” merupakan karya yang sangat personal.

Lagu ini lahir dari kerinduan saya terhadap orang tua, terutama Ayah. Sejak SMP saya sudah berpisah dengan beliau, dan kerinduan itu saya tuangkan dalam lagu ini,” ujarnya dengan nada haru.

Sementara itu, Iwan Fals mengaku merasa bersyukur dapat berduet dengan sosok yang ia kagumi sejak lama.

Kolaborasi ini seperti lebar-lebaran jidat, karena rambut kami sama-sama sudah habis,” seloroh Iwan disambut tawa hadirin.
“Tapi saya benar-benar bersyukur masih diberi kesehatan untuk bernyanyi bersama Mas Ebiet.”

Keduanya sepakat bahwa kolaborasi ini bukanlah ajang kompetisi, melainkan bentuk sinergi dua karakter musik yang berbeda — suara lembut penuh makna milik Ebiet dan vokal lantang penuh semangat dari Iwan Fals — yang berpadu menjadi satu pesan universal tentang kasih sayang orang tua.

“Ibu”: Simbol Cinta Tanpa Syarat

Lagu “Ibu” menjadi lanjutan perjalanan emosional proyek ini. Dalam versi terbaru ini, Ebiet dan Iwan menyanyikan ulang karya yang sarat pesan kemanusiaan dengan aransemen baru yang lebih modern, namun tetap mempertahankan kekuatan lirik aslinya.

Kalau lagu ‘Ayah’ saya tujukan untuk sosok ayah yang memberi panduan, maka lagu ‘Ibu’ ini adalah penghormatan untuk ibu yang membesarkan dan memberi kekuatan dalam hidup,” ungkap Ebiet.
“Keduanya adalah cerminan kasih tanpa batas, sesuatu yang tak lekang oleh waktu.”

Selama proses produksi, keduanya mengaku terharu ketika mendengarkan hasil akhir rekaman. Beberapa kru yang hadir bahkan tak kuasa menahan air mata saat pertama kali mendengar lagu tersebut diputar di studio.

Ruang rekaman sampai hening, delapan orang di dalamnya menangis. Kami tahu lagu ini dikerjakan dari hati, untuk hati,” ujar salah satu produser.

Musica Studios: Merayakan Sejarah Musik Indonesia

Menurut Ibu Acin, proyek ini adalah bentuk nyata penghargaan terhadap perjalanan panjang musik Indonesia.

Dua nama besar seperti Iwan Fals dan Ebiet G. Ade disatukan bukan untuk nostalgia, tapi untuk memperkenalkan nilai-nilai luhur lewat musik kepada generasi muda — Gen Z dan milenial,” jelasnya.

Lagu “Titip Rindu Buat Ayah” dan “Ibu” juga dihadirkan dalam bentuk video musik berdurasi ganda yang menampilkan narasi hubungan emosional antara ayah, ibu, dan anak — menggambarkan nilai kasih sayang yang abadi dalam keluarga.

Harapan untuk Generasi Penerus

Menutup konferensi pers, Iwan Fals menyampaikan harapannya agar karya ini dapat menjadi pengingat bagi generasi muda untuk menghormati orang tua mereka.

Semoga lagu ini bisa membawa suasana baru dan jadi pengingat untuk semua, bahwa cinta orang tua adalah anugerah yang tak tergantikan,” ujarnya.

Sementara Ebiet G. Ade menambahkan,

Kami berharap karya ini diterima dengan hati terbuka, karena dibuat sepenuh hati untuk masyarakat Indonesia.”

Dengan harmoni dua legenda besar ini, “Titip Rindu Buat Ayah” dan “Ibu” bukan sekadar lagu — melainkan perjalanan rasa, doa, dan kenangan yang akan terus hidup dalam setiap pendengar di seluruh generasi.

Penulis : Maykel

Editor : Maykel

Berita Terkait

Penggerebekan di Sentul Bongkar Penipuan Daring, 13 WN Jepang Dideportasi
Kementerian Imipas Tegas: Pelanggaran Pengawalan Napi di Kendari Terancam Sanksi Berat
Respons Cepat Pelanggaran WNA, Satgas Dharma Dewata Mulai Beroperasi di Bali
Polri Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas dan Iklim Investasi Nasional
2.730 Personel Gabungan Amankan Laga Panas Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Sidang Duta Palma: Kuasa Hukum Sebut Penyitaan Gedung Menara Palma Tak Berdasar Hukum
Ujian Awal Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko: Kasus Pungli Batam Center Picu Bersih-Bersih Internal
Langkah Strategis Kemenimipas: Pelantikan Pejabat Dorong Reformasi dan Kinerja Berintegritas

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:05 WIB

Penggerebekan di Sentul Bongkar Penipuan Daring, 13 WN Jepang Dideportasi

Rabu, 15 April 2026 - 18:14 WIB

Respons Cepat Pelanggaran WNA, Satgas Dharma Dewata Mulai Beroperasi di Bali

Selasa, 14 April 2026 - 17:51 WIB

Polri Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas dan Iklim Investasi Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 20:00 WIB

2.730 Personel Gabungan Amankan Laga Panas Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno

Jumat, 10 April 2026 - 18:31 WIB

Sidang Duta Palma: Kuasa Hukum Sebut Penyitaan Gedung Menara Palma Tak Berdasar Hukum

Berita Terbaru