Kejar Target Ketahanan Pangan, Stafsus Herzaky Tinjau Pembangunan Infrastruktur Irigasi di Singkawang dan Sambas

Avatar photo

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KALBAR – GENZANEWS.COM –  Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, melakukan rangkaian kunjungan kerja di Kalimantan Barat untuk meninjau pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025. Peninjauan dilakukan di dua titik berbeda, yaitu di Sanggau Kulor, Kota Singkawang, dan di Dusun Senseng, Desa Segedong, Kabupaten Sambas.

Inpres Nomor 2 Tahun 2025 mengatur percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi sebagai upaya mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional. Kebijakan ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Di Sanggau Kulor, Kecamatan Singkawang Timur, Herzaky meninjau salah satu titik pembangunan jaringan irigasi yang akan mengairi sekitar 35 hektare lahan pertanian, yang selama ini merupakan lahan tadah hujan. Pembangunan saluran irigasi sekunder sepanjang kurang lebih 4 kilometer direncanakan menjadi tulang punggung pengairan, ditambah dorongan pembangunan sejumlah embung untuk memastikan ketersediaan air lebih stabil sepanjang musim.

Herzaky menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi petani.

“Pembangunan irigasi harus benar-benar mendukung swasembada pangan dan memberikan dampak nyata bagi petani,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa apa yang dilakukan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa pembangunan infrastruktur harus meningkatkan produktivitas daerah dan kesejahteraan masyarakat. Hal ini juga selaras dengan misi pembangunan Menko AHY yang menempatkan infrastruktur sebagai alat penggerak ekonomi rakyat dan penguat sektor pangan.

Selanjutnya, Herzaky melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Inpres 2/2025 di Dusun Senseng, Desa Segedong, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Ia meninjau progres pembangunan saluran irigasi tersier sepanjang sekitar 400 meter yang akan dilanjutkan hingga mencapai 1 kilometer, untuk menopang lahan pertanian seluas kurang lebih 45 hektare.

Kepala Desa Segedong, Yendi, menyampaikan bahwa wilayahnya yang didominasi lahan tadah hujan kini lebih stabil pengairannya setelah normalisasi dua tahun lalu. Dari total 192 hektare lahan pertanian, petani rata-rata mampu menghasilkan 600–800 kilogram panen per hektare.

“Dengan adanya irigasi ini, petani tidak lagi kekurangan air. Semoga membawa berkah dan meningkatkan hasil panen masyarakat,” ujar Yendi.

Kepala Dusun Senseng, Sabirin Fauzi, juga menyampaikan apresiasi dan berharap produktivitas meningkat sehingga warga bisa panen hingga tiga kali setahun.

Dusun Senseng sendiri dihuni sekitar 200 kepala keluarga, dengan empat kelompok tani dan satu gapoktan bernama Sumber Anugerah.

Pada kesempatan ini, Herzaky kembali menegaskan bahwa pembangunan saluran irigasi merupakan fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kami mengecek dan memastikan petani dapat meningkatkan produktivitas dengan adanya irigasi. Jika sudah selesai, tolong dijaga bersama, dan selama pembangunan mohon dikawal,” ujarnya.

Dalam kunjungan ini, Herzaky didampingi Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I, M. Tahid, Kepala SNVT PJPA Kalimantan I, Taufan Adrianto, Anggota DPRD Provinsi Kalbar M. Isa, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

( penulis – maykel )

Penulis : Maykel

Editor : Maykel

Berita Terkait

Penggerebekan di Sentul Bongkar Penipuan Daring, 13 WN Jepang Dideportasi
Kementerian Imipas Tegas: Pelanggaran Pengawalan Napi di Kendari Terancam Sanksi Berat
Respons Cepat Pelanggaran WNA, Satgas Dharma Dewata Mulai Beroperasi di Bali
Polri Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas dan Iklim Investasi Nasional
Di Tengah Kenaikan Harga Emas, Transparansi Jadi Daya Tarik Baru Pelaku Usaha
Sidang Duta Palma: Kuasa Hukum Sebut Penyitaan Gedung Menara Palma Tak Berdasar Hukum
Ujian Awal Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko: Kasus Pungli Batam Center Picu Bersih-Bersih Internal
Langkah Strategis Kemenimipas: Pelantikan Pejabat Dorong Reformasi dan Kinerja Berintegritas

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:05 WIB

Penggerebekan di Sentul Bongkar Penipuan Daring, 13 WN Jepang Dideportasi

Rabu, 15 April 2026 - 18:14 WIB

Respons Cepat Pelanggaran WNA, Satgas Dharma Dewata Mulai Beroperasi di Bali

Selasa, 14 April 2026 - 17:51 WIB

Polri Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas dan Iklim Investasi Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 21:26 WIB

Di Tengah Kenaikan Harga Emas, Transparansi Jadi Daya Tarik Baru Pelaku Usaha

Jumat, 10 April 2026 - 18:31 WIB

Sidang Duta Palma: Kuasa Hukum Sebut Penyitaan Gedung Menara Palma Tak Berdasar Hukum

Berita Terbaru