Menko Perekonomian dan Dubes RI untuk UE Bahas Progres Finalisasi IEU CEPA

Avatar photo

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – GENZANEWS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kerajaan Belgia, merangkap Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa (UE), Andri Hadi, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (14/11). Pertemuan tersebut membahas perkembangan penyelesaian Perundingan Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) serta penguatan kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga menegaskan bahwa implementasi IEU CEPA diharapkan menjadi momentum strategis bagi peningkatan daya saing ekonomi Indonesia di pasar Eropa.

Bagi Indonesia, implementasi IEU CEPA diharapkan memberikan manfaat strategis berupa perluasan akses pasar bagi berbagai produk ekspor unggulan, termasuk minyak sawit, alas kaki, kopi, furnitur, produk agrikultur, perikanan, serta perangkat telekomunikasi,” ujar Menko Airlangga.

Uni Eropa Mulai Tahap Legal Scrubbing

Dubes Andri Hadi melaporkan bahwa Uni Eropa telah memulai proses legal scrubbing dan penerjemahan teks perjanjian IEU CEPA. Setelah seluruh proses tersebut rampung, dokumen akan memasuki tahap penandatanganan resmi.

Kedua pihak menargetkan IEU CEPA dapat diberlakukan penuh paling lambat awal 2027.

Uni Eropa juga menjadi mitra penting di bidang investasi, menempati peringkat ke-5 sebagai asal investasi terbesar di Indonesia,” jelas Dubes Andri.

Peningkatan aliran investasi tersebut, lanjutnya, terlihat dari besarnya minat investor Uni Eropa pada sektor transisi energi, manufaktur berkelanjutan, hingga ekonomi digital.

Latar Belakang Proses Perundingan

Perundingan IEU CEPA telah dinyatakan selesai secara substansial dalam pertemuan Chief Negotiators pada 9–12 September 2025. Hasil tersebut kemudian diumumkan secara resmi dalam pertemuan antara Menko Perekonomian dan Komisioner Perdagangan serta Keamanan Ekonomi Komisi Eropa pada 23 September 2025 di Bali.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menegaskan bahwa peran Perwakilan RI di negara-negara anggota Uni Eropa akan semakin penting menjelang implementasi perjanjian.

Prioritas utama mencakup penguatan pemahaman publik dan pemangku kepentingan Uni Eropa mengenai komitmen Indonesia, serta penyampaian peluang-peluang kerja sama ekonomi yang dapat dimaksimalkan,” ungkap Haryo.

Perdagangan Indonesia–UE Menguat

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas dinamika perdagangan Indonesia dan Uni Eropa. Pada 2024, total perdagangan kedua pihak mencapai USD 30,1 miliar, dengan surplus bagi Indonesia sebesar USD 4,5 miliar, atau melonjak 75% dibandingkan tahun sebelumnya.

Ekspor Indonesia ke Uni Eropa tumbuh 4%, sementara impor menurun 9%, menandakan meningkatnya daya saing produk Indonesia di pasar Eropa.

Pejabat yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso dan Staf Ahli Bidang Konektivitas dan Pengembangan Jasa, Dida Gardera.

Penulis : Maykel

Editor : Maykel

Berita Terkait

Penggerebekan di Sentul Bongkar Penipuan Daring, 13 WN Jepang Dideportasi
Kementerian Imipas Tegas: Pelanggaran Pengawalan Napi di Kendari Terancam Sanksi Berat
Respons Cepat Pelanggaran WNA, Satgas Dharma Dewata Mulai Beroperasi di Bali
Polri Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas dan Iklim Investasi Nasional
Di Tengah Kenaikan Harga Emas, Transparansi Jadi Daya Tarik Baru Pelaku Usaha
Sidang Duta Palma: Kuasa Hukum Sebut Penyitaan Gedung Menara Palma Tak Berdasar Hukum
Ujian Awal Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko: Kasus Pungli Batam Center Picu Bersih-Bersih Internal
Langkah Strategis Kemenimipas: Pelantikan Pejabat Dorong Reformasi dan Kinerja Berintegritas

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:05 WIB

Penggerebekan di Sentul Bongkar Penipuan Daring, 13 WN Jepang Dideportasi

Rabu, 15 April 2026 - 18:14 WIB

Respons Cepat Pelanggaran WNA, Satgas Dharma Dewata Mulai Beroperasi di Bali

Selasa, 14 April 2026 - 17:51 WIB

Polri Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas dan Iklim Investasi Nasional

Sabtu, 11 April 2026 - 21:26 WIB

Di Tengah Kenaikan Harga Emas, Transparansi Jadi Daya Tarik Baru Pelaku Usaha

Jumat, 10 April 2026 - 18:31 WIB

Sidang Duta Palma: Kuasa Hukum Sebut Penyitaan Gedung Menara Palma Tak Berdasar Hukum

Berita Terbaru