PCNU Way Kanan Desak DEWAN PERS Untuk Mencabut Izin TRANS 7

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PCNU Way Kanan Desak DEWAN PERS Untuk Mencabut Izin TRANS 7

Way Kanan, 15 Oktober 2025 — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Way Kanan mengecam keras tayangan program Xpose di stasiun televisi Trans7 yang dinilai melecehkan martabat kiai, pesantren, dan para santri. Tayangan tersebut dianggap membangun stigma negatif dan menyesatkan publik dengan menggambarkan tradisi luhur pesantren sebagai perilaku menyimpang.

Ketua PCNU Way Kanan, KH Nurhuda, menegaskan bahwa konten yang disajikan Xpose tidak mencerminkan etika jurnalistik yang beradab dan profesional. Ia menyayangkan media sekelas Trans7 justru menyiarkan materi yang menodai kehormatan lembaga pendidikan Islam tradisional.

“Media seharusnya menjadi pencerah publik, bukan provokator yang menggiring opini sesat. Tayangan itu jelas mencederai nilai-nilai luhur pesantren dan meresahkan masyarakat,” tegas KH Nurhuda.

Menurutnya, tradisi penghormatan santri kepada kiai bukanlah bentuk pengkultusan, tetapi bagian dari adab dan akhlakul karimah — nilai utama pendidikan pesantren. Gestur seperti mencium tangan, melayani, dan menghormati guru adalah simbol kasih, ta’dzim, serta bentuk penghargaan terhadap ilmu.

Dalam konferensi pers di Kantor PCNU Way Kanan, KH Nurhuda didampingi Demsy Presanov, Wakil Sekretaris PCNU Bidang Protokoler, dan Cecep Hidayatullah, Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Way Kanan.

Demsy menegaskan bahwa pihaknya siap mengambil langkah nyata sebagai bentuk solidaritas terhadap marwah pesantren.

“Kami siap turun aksi di Jakarta pada 19 Oktober 2025 bersama para kiai, gus, dan santri se-Way Kanan. Ini bukan sekadar reaksi emosional, tapi bentuk pembelaan terhadap kehormatan dunia pesantren,” ujarnya tegas.

Sementara itu, Cecep Hidayatullah mendesak Dewan Pers untuk mengevaluasi bahkan mencabut izin siar Trans7. Ia menilai tayangan Xpose sarat dengan kepentingan tertentu yang berupaya menyudutkan pesantren dan ulama.

“Kami menduga ada agenda terselubung untuk merusak citra pesantren. Dewan Pers harus turun tangan! Tayangan seperti ini bukan hanya tidak mendidik, tapi juga berpotensi memecah harmoni sosial dan keagamaan,” tegas Cecep.

 

PCNU Way Kanan mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang tidak proporsional. Masyarakat diajak untuk tetap menjaga persatuan, kehormatan, dan nilai-nilai luhur pesantren — sebagai benteng moral dan spiritual bangsa.

Selain itu, PCNU juga meminta seluruh media massa untuk lebih berhati-hati dalam mengangkat isu keagamaan dan pendidikan Islam, serta mengedepankan prinsip objektivitas, keadilan, dan penghormatan terhadap budaya lokal.

“Kami akan terus menjaga marwah pesantren dan para kiai sebagai pilar keilmuan dan spiritual bangsa. Jangan biarkan warisan luhur ini dinodai oleh kepentingan sesaat dan pemberitaan menyesatkan,” tutup KH Nurhuda.

Penulis : Maykel

Editor : Maykel

Berita Terkait

Penggerebekan di Sentul Bongkar Penipuan Daring, 13 WN Jepang Dideportasi
Kementerian Imipas Tegas: Pelanggaran Pengawalan Napi di Kendari Terancam Sanksi Berat
Respons Cepat Pelanggaran WNA, Satgas Dharma Dewata Mulai Beroperasi di Bali
Polri Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas dan Iklim Investasi Nasional
Sidang Duta Palma: Kuasa Hukum Sebut Penyitaan Gedung Menara Palma Tak Berdasar Hukum
Ujian Awal Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko: Kasus Pungli Batam Center Picu Bersih-Bersih Internal
Langkah Strategis Kemenimipas: Pelantikan Pejabat Dorong Reformasi dan Kinerja Berintegritas
Imigrasi Terbitkan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa bagi WNA Terdampak Konflik

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:05 WIB

Penggerebekan di Sentul Bongkar Penipuan Daring, 13 WN Jepang Dideportasi

Rabu, 15 April 2026 - 18:14 WIB

Respons Cepat Pelanggaran WNA, Satgas Dharma Dewata Mulai Beroperasi di Bali

Selasa, 14 April 2026 - 17:51 WIB

Polri Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas dan Iklim Investasi Nasional

Jumat, 10 April 2026 - 18:31 WIB

Sidang Duta Palma: Kuasa Hukum Sebut Penyitaan Gedung Menara Palma Tak Berdasar Hukum

Jumat, 10 April 2026 - 13:25 WIB

Ujian Awal Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko: Kasus Pungli Batam Center Picu Bersih-Bersih Internal

Berita Terbaru