Pelantikan Pranata Komputer di Imigrasi Soekarno-Hatta Perkuat Transformasi Digital dan SDM Adaptif

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 14 April 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, Genzanews.com — Komitmen memperkuat transformasi digital di lingkungan keimigrasian kembali ditegaskan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta melalui pelantikan pejabat fungsional baru.

Kepala Kantor Imigrasi, Galih Priya Kartika, secara resmi melantik Christanto Cahyo Nugroho dan Edy Cahyo Pramono sebagai Pranata Komputer Ahli Pertama, Selasa (14/4/2026).

Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkokoh fondasi teknologi informasi sekaligus menjawab tantangan penataan sumber daya manusia (SDM) di era transisi digital yang semakin dinamis.

Dalam arahannya, Galih menegaskan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar formalitas, melainkan amanah besar yang menuntut tanggung jawab dan inovasi berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa peran Pranata Komputer kini tidak lagi terbatas pada aspek teknis operasional, tetapi harus mampu menjadi motor penggerak dalam implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menghadirkan solusi digital yang adaptif, inovatif, serta berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan publik.

“Peran ini menuntut lebih dari sekadar kemampuan teknis. Saudara harus menjadi arsitek solusi yang mampu menyederhanakan proses birokrasi menjadi layanan yang cepat, tepat, dan transparan,” ujar Galih.

Di sisi lain, pelantikan ini juga mencerminkan semakin fleksibelnya pola pengembangan karier Jabatan Fungsional (JF) di lingkungan keimigrasian. Sistem yang diterapkan saat ini memberi ruang lebih luas bagi pegawai untuk mengembangkan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi sekaligus minat pribadi.

Berdasarkan keterangan bagian SDM, pegawai kini dapat melakukan perpindahan lintas rumpun jabatan, seperti dari Analis Keimigrasian ke Pranata Komputer, tanpa harus meninggalkan status kepegawaiannya. Mekanisme tersebut tetap mengedepankan profesionalisme, dengan syarat memiliki pengalaman minimal dua tahun serta lulus Uji Kompetensi (Ukom).

Tak hanya itu, dalam proses alih jabatan, pangkat serta angka kredit yang telah dimiliki pegawai tetap diakui dan dibawa, sehingga memberikan kepastian dalam jenjang karier yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Sinergi antara arah kebijakan pimpinan yang berorientasi pada transformasi digital dan sistem pengembangan SDM yang semakin adaptif diharapkan mampu melahirkan aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga visioner.

Kehadiran pejabat fungsional baru ini pun diharapkan dapat menjadi katalis dalam menghadirkan layanan keimigrasian yang modern, responsif, dan berdaya saing, sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.(Thalib)

Berita Terkait

Pelantikan Pejabat Fungsional Bidang Teknologi Informasi Imigrasi Soetta Siap Hadirkan Layanan Imigrasi Modern
Langkah Bersama Kominfotik DKI: Dari Diseminasi ke Arsitektur Narasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:57 WIB

Pelantikan Pranata Komputer di Imigrasi Soekarno-Hatta Perkuat Transformasi Digital dan SDM Adaptif

Selasa, 14 April 2026 - 17:35 WIB

Pelantikan Pejabat Fungsional Bidang Teknologi Informasi Imigrasi Soetta Siap Hadirkan Layanan Imigrasi Modern

Sabtu, 28 Maret 2026 - 08:28 WIB

Langkah Bersama Kominfotik DKI: Dari Diseminasi ke Arsitektur Narasi Publik

Berita Terbaru