Dubes RI Dorong Kolaborasi Global Lindungi Kesehatan Tanaman di Forum IPPC

Avatar photo

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang CPM-20 diselenggarakan pada 9-13 Maret 2026 di Markas Besar Food and Agriculture Organization (FAO) di Roma, Italia. (Foto Istimewa)

Sidang CPM-20 diselenggarakan pada 9-13 Maret 2026 di Markas Besar Food and Agriculture Organization (FAO) di Roma, Italia. (Foto Istimewa)

Genzanews.com — Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Italia yang juga merangkap Malta, Siprus, dan San Marino, Junimart Girsang, menekankan pentingnya kerja sama internasional untuk melindungi kesehatan tanaman demi memperkuat ketahanan pangan global.

Hal itu disampaikan Junimart saat menjadi pembicara utama dalam pertemuan Sesi ke-20 Commission on Phytosanitary Measures (CPM) yang diselenggarakan oleh International Plant Protection Convention di Roma, Italia.

Dalam forum tersebut, negara-negara anggota membahas upaya global mencegah penyebaran hama dan penyakit tanaman yang berpotensi mengancam produksi pangan dunia.

Junimart menyampaikan apresiasi atas kesempatan Indonesia berpartisipasi dalam forum tersebut serta menegaskan pentingnya penguatan kerja sama antarnegara.

Ia juga menyoroti komitmen Indonesia dalam sistem karantina tumbuhan yang telah berkembang sejak sebelum kemerdekaan.

Pemerintah, kata dia, memperkuat sistem tersebut melalui pembentukan Indonesian Quarantine Authority pada 2023 yang menjalankan mandat Undang-Undang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

Menurut Junimart, kolaborasi global menjadi kunci menghadapi ancaman hama lintas negara, perubahan iklim, serta meningkatnya risiko penyebaran spesies invasif.

Ia menekankan pentingnya pertukaran informasi, penerapan pengelolaan hama terpadu, serta pemanfaatan teknologi untuk memperkuat sistem peringatan dini.

Indonesia sendiri telah menjadi anggota International Plant Protection Convention sejak 1997 dan terus berpartisipasi aktif dalam penyusunan standar perlindungan tanaman serta berbagai program kerja sama internasional.

Junimart berharap pertemuan CPM ke-20 dapat memperkuat kolaborasi global dalam menjaga kesehatan tanaman, melindungi keanekaragaman hayati, dan mendukung ketahanan pangan dunia. (Thalib)

Berita Terkait

Indonesia Tutup Ruang Pelarian: Buronan Interpol Steven Lyons Diamankan di Ngurah Rai
Indonesia Jalin Diplomasi Budaya Lewat Pembangunan Rumah Budaya Syaikh Yusuf di Afrika Selatan
Penandatanganan ATIGA Upgrade: ASEAN Semakin Siap Hadapi Dinamika Ekonomi Global
Galang Dukungan Inisiasi Indonesia Tentang Royalti, Menkum Supratman Bertemu Perwakilan China-Asean di Xi’an, China
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun: Gen Z Harus Adaptif Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global di Era Kebijakan Tarif Presiden Trump
PRESIDEN AFRIKA SELATAN PUJI KEPEMIMPINAN PRABOWO, NATALIUS PIGAI ANTAR RAMAPHOSA KE BANDARA HALIM
Bakamla RI – Inggris Perkuat Kerja Sama Strategis Bidang Keamanan Maritim

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:42 WIB

Indonesia Tutup Ruang Pelarian: Buronan Interpol Steven Lyons Diamankan di Ngurah Rai

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:31 WIB

Dubes RI Dorong Kolaborasi Global Lindungi Kesehatan Tanaman di Forum IPPC

Sabtu, 1 November 2025 - 23:10 WIB

Indonesia Jalin Diplomasi Budaya Lewat Pembangunan Rumah Budaya Syaikh Yusuf di Afrika Selatan

Senin, 27 Oktober 2025 - 13:50 WIB

Penandatanganan ATIGA Upgrade: ASEAN Semakin Siap Hadapi Dinamika Ekonomi Global

Senin, 27 Oktober 2025 - 13:33 WIB

Galang Dukungan Inisiasi Indonesia Tentang Royalti, Menkum Supratman Bertemu Perwakilan China-Asean di Xi’an, China

Berita Terbaru