Langkah Tegas Ditjen PAS: 263 Warga Binaan High Risk Digeser ke Nusakambangan

Avatar photo

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para warga binaan telah tiba di Nusakambangan sekitar pukul 21.50 WIB dan langsung ditempatkan di beberapa lapas dengan tingkat pengamanan maksimum hingga super maksimum, sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. (Foto - Ist)

Para warga binaan telah tiba di Nusakambangan sekitar pukul 21.50 WIB dan langsung ditempatkan di beberapa lapas dengan tingkat pengamanan maksimum hingga super maksimum, sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. (Foto - Ist)

CILACAP, Genzanews.com — Upaya bersih-bersih lembaga pemasyarakatan dari peredaran narkoba terus digencarkan.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) kembali memindahkan 263 warga binaan kategori high risk dari enam provinsi ke kawasan Lembaga Pemasyarakatan di Nusakambangan, sebagai bagian dari strategi penguatan pengamanan dan pembinaan.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, menegaskan komitmen tegas pemerintah dalam memberantas narkoba di dalam lapas dan rumah tahanan.

“Kami tegaskan kembali tidak boleh ada ruang atau celah sedikit pun untuk narkoba. Kami cegah dan tangkal, apabila ditemukan pasti kami berantas. Berulang kali Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto, menyerukan Zero Narkoba dan HP. Siapapun yang terbukti terlibat, sanksi hukuman berat pasti diberlakukan,” ujar Mashudi di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, pemindahan tersebut bukan semata langkah represif, melainkan juga bagian dari pendekatan rehabilitatif dan preventif untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan dan pelanggaran di dalam lapas.

“Total sudah 2.554 warga binaan high risk kami pindahkan ke Nusakambangan. Ini merupakan upaya berkelanjutan untuk memastikan lapas dan rutan terlindungi dari penyebaran perilaku melanggar, khususnya terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba,” jelasnya.

Selain kasus narkotika, Mashudi menambahkan bahwa kategori high risk juga mencakup berbagai perilaku lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Intinya, semua perilaku yang mengganggu keamanan dan ketertiban dalam kategori high risk, salah satu tindakan tegas yang dilakukan adalah pemindahan ke Nusakambangan,” tegasnya.

Sebanyak 263 warga binaan yang dipindahkan berasal dari sejumlah wilayah, yakni Sumatera Utara sebanyak 44 orang, Riau 103 orang, Jambi 42 orang, Sumatera Selatan 11 orang, Lampung 18 orang, serta DKI Jakarta 45 orang.

Para warga binaan tersebut telah tiba di Nusakambangan sekitar pukul 21.50 WIB dan langsung ditempatkan di beberapa lapas dengan tingkat pengamanan maksimum hingga super maksimum, sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

Mashudi menuturkan, para warga binaan akan menjalani pembinaan intensif dengan target perubahan perilaku. Evaluasi akan dilakukan setelah enam bulan.

“Setelah enam bulan akan dilakukan asesmen. Apabila terjadi perubahan perilaku yang lebih baik, mereka akan dipindahkan ke lapas dengan tingkat pengamanan yang lebih rendah,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, sejumlah warga binaan sebelumnya telah berhasil menunjukkan perubahan signifikan hingga diturunkan ke tingkat pengamanan minimum di Lapas Terbuka Nusakambangan.

Proses pemindahan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, mulai dari Direktorat Pengamanan dan Intelijen serta Direktorat Kepatuhan Internal Ditjen PAS, aparat kepolisian, hingga petugas pemasyarakatan dari kantor wilayah di masing-masing daerah.(Thalib)

Berita Terkait

AJP, Buronan Pembunuhan AS, Ditangkap di Indonesia dan Dipulangkan dengan Pengawalan US Marshals
Dari Penjara ke Ruang Karya: Wajah Baru Pembinaan di Lapas Cipinang
Sinergi Imigrasi dan Seskab, Pelayanan Bandara hingga Perbatasan Ditingkatkan
Hunian Lapas Melonjak, Ditjen PAS Dorong Pendekatan Restoratif Lewat KUHAP Baru
WCPP 2026 dan Wajah Baru Pemasyarakatan: Prestasi Lahir dari Balik Lapas
Komitmen Tegas Pemerintah: Menteri Imipas Pastikan Lapas Bersih dari Narkotika
Ikrar Tanpa Kompromi: Lapas Pati Deklarasikan Perang terhadap Narkoba dan HP Ilegal
Imigrasi Bongkar Skema Ilegal ke Australia, Tiga WN Pakistan Hadapi Ancaman 15 Tahun Penjara

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 11:28 WIB

AJP, Buronan Pembunuhan AS, Ditangkap di Indonesia dan Dipulangkan dengan Pengawalan US Marshals

Jumat, 24 April 2026 - 10:34 WIB

Dari Penjara ke Ruang Karya: Wajah Baru Pembinaan di Lapas Cipinang

Jumat, 24 April 2026 - 10:05 WIB

Langkah Tegas Ditjen PAS: 263 Warga Binaan High Risk Digeser ke Nusakambangan

Kamis, 23 April 2026 - 06:56 WIB

Sinergi Imigrasi dan Seskab, Pelayanan Bandara hingga Perbatasan Ditingkatkan

Rabu, 22 April 2026 - 23:54 WIB

Hunian Lapas Melonjak, Ditjen PAS Dorong Pendekatan Restoratif Lewat KUHAP Baru

Berita Terbaru

Ekbis

Alarm Ketahanan Energi Nasional Ditengah Fiskal Sempit

Jumat, 24 Apr 2026 - 16:35 WIB

Aktifitas Warga Binaan Lapas Kelas 1 Cipinang sedang membuat produk Batik Gambar Produk UMKM. (Foto - Thalib)

Kemen Imipas

Dari Penjara ke Ruang Karya: Wajah Baru Pembinaan di Lapas Cipinang

Jumat, 24 Apr 2026 - 10:34 WIB