Menbud Fadli Zon: Kepemimpinan Global Presiden Prabowo Satukan Perbedaan, Jembatani Perdamaian untuk Peradaban yang Adil, Hentikan Genosida Budaya

Avatar photo

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GENZ NEWS – Jakarta – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa peran aktif Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, merupakan wujud nyata pelaksanaan amanat konstitusi untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945.

Presiden Prabowo hadir sejajar dengan para pemimpin dunia — di antaranya Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Raja Yordania Abdullah II, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, Presiden Prancis Emmanuel Macron, serta Sekretaris Jenderal PBB António Guterres — untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Gaza, yang menjadi langkah bersejarah menuju stabilitas dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

KTT ini merupakan tindak lanjut dari Multilateral Meeting on the Middle East yang dihadiri Presiden Prabowo di sela Sidang Umum PBB ke-80 pada September lalu, yang diinisiasi Presiden Trump. Pertemuan tersebut membahas penyelesaian konflik Palestina melalui solusi dua negara yang adil dan setara. Hingga September 2025, sebanyak 157 dari 193 negara anggota PBB — atau lebih dari 80% — telah mengakui Negara Palestina sebagai negara berdaulat yang sah.


Fadli Zon: Genosida Budaya Harus Dihentikan

Dalam pernyataannya, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyoroti pentingnya perlindungan terhadap peradaban dan warisan budaya Palestina sebagai bagian tak terpisahkan dari perdamaian sejati.

“Penghancuran sistematis terhadap situs budaya dan sejarah di Palestina merupakan bentuk genosida budaya — penghapusan identitas dan ingatan kolektif suatu bangsa. Peran aktif Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kepemimpinan nyata Indonesia dalam mendorong perdamaian di Gaza. Komitmen beliau bukan hanya diplomasi politik yang beradab, tetapi juga perjuangan untuk melindungi peradaban manusia dari kehancuran akibat penjajahan,” ujar Fadli Zon.

Dalam forum KTT tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan kesiapan Indonesia mendukung proses rekonstruksi Gaza setelah perdamaian dicapai, termasuk dengan mengirim pasukan penjaga perdamaian di Palestina. Dukungan ini merupakan bagian dari langkah nyata menuju perdamaian yang berkelanjutan sebagaimana disepakati dalam “Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict”, yang tidak hanya menghentikan kekerasan, tetapi juga membangun fondasi rekonsiliasi, pemulihan, dan pembangunan masa depan yang stabil bagi rakyat Palestina.

Menanggapi inisiatif tersebut, Fadli Zon menegaskan pentingnya memasukkan pelindungan budaya Palestina dalam rencana rekonstruksi pascaperang.

“Selama lebih dari tujuh dekade, Palestina bukan hanya mengalami penjajahan politik, tetapi juga upaya penghapusan budaya. Genosida budaya ini adalah kejahatan terhadap peradaban. Indonesia, melalui komitmen Presiden Prabowo, hadir tidak hanya untuk berbicara soal perdamaian, tetapi juga untuk melindungi keberlanjutan sejarah dan jati diri bangsa Palestina,” tegasnya.


Indonesia, Penjaga Keadilan dan Kemanusiaan Global

Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan bagian penting dari Global South, Indonesia memegang peran strategis bukan sebagai penonton, melainkan inisiator, penengah, dan penjaga nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan global.

Indonesia percaya bahwa tidak ada perdamaian yang bermartabat tanpa keadilan sejarah dan kebudayaan. Dengan semangat kemanusiaan dan menjalankan amanat konstitusi, Indonesia terus berdiri bersama rakyat Palestina — membela kemerdekaannya, melindungi warisan budayanya, dan memperjuangkan masa depan yang damai serta berkelanjutan.

Penulis : Maykel

Editor : Maykel

Berita Terkait

Penggerebekan di Sentul Bongkar Penipuan Daring, 13 WN Jepang Dideportasi
Kementerian Imipas Tegas: Pelanggaran Pengawalan Napi di Kendari Terancam Sanksi Berat
Respons Cepat Pelanggaran WNA, Satgas Dharma Dewata Mulai Beroperasi di Bali
Polri Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas dan Iklim Investasi Nasional
Tambang Emas Ilegal Marak di Bogor, Warga Soroti Pencemaran dan Ancam Aksi Besar
Patroli Dini Hari Brimob Polda Metro Jaya, Empat Pelaku Diamankan, Jakarta Utara Tetap Kondusif
Sidang Duta Palma: Kuasa Hukum Sebut Penyitaan Gedung Menara Palma Tak Berdasar Hukum
Ujian Awal Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko: Kasus Pungli Batam Center Picu Bersih-Bersih Internal

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:05 WIB

Penggerebekan di Sentul Bongkar Penipuan Daring, 13 WN Jepang Dideportasi

Rabu, 15 April 2026 - 18:14 WIB

Respons Cepat Pelanggaran WNA, Satgas Dharma Dewata Mulai Beroperasi di Bali

Selasa, 14 April 2026 - 17:51 WIB

Polri Siap Jadi Garda Terdepan Jaga Stabilitas dan Iklim Investasi Nasional

Senin, 13 April 2026 - 18:34 WIB

Tambang Emas Ilegal Marak di Bogor, Warga Soroti Pencemaran dan Ancam Aksi Besar

Senin, 13 April 2026 - 04:49 WIB

Patroli Dini Hari Brimob Polda Metro Jaya, Empat Pelaku Diamankan, Jakarta Utara Tetap Kondusif

Berita Terbaru