Semarang,Genzanews.com – Komitmen tegas jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah dalam mengawal distribusi energi bersubsidi berbuah apresiasi. PT Pertamina Patra Niaga memberikan penghargaan kepada sejumlah personel yang dinilai berperan aktif dalam membongkar praktik penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi di wilayah Jawa Tengah.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian konferensi pers di Markas Komando Ditreskrimsus Polda Jateng, Selasa (5/5/2026). Momentum ini sekaligus menjadi penegasan kuatnya sinergi antara aparat penegak hukum dan BUMN energi dalam memastikan distribusi subsidi tepat sasaran.
Sejumlah pejabat kunci menerima penghargaan atas capaian pengungkapan kasus. Dirreskrimsus Polda Jateng, Kombes Pol Djoko Julianto, diganjar apresiasi atas keberhasilannya membongkar kasus BBM dan LPG. Sementara itu, Kasubdit 1 AKBP Muhammad Solikhin Fery diapresiasi atas pengungkapan kasus LPG, dan Kasubdit 4 AKBP Maradona Armin Mappaseng atas pengungkapan kasus BBM. Penghargaan juga diberikan kepada jajaran kewilayahan yang berkontribusi langsung di lapangan.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, menilai langkah Polda Jateng sebagai bentuk nyata keberpihakan negara terhadap masyarakat yang berhak menerima subsidi.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Jawa Tengah, khususnya Ditreskrimsus, atas upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti pada seremoni penghargaan semata. Pertamina, kata dia, siap memperkuat pengawasan distribusi dan mendukung penuh proses hukum terhadap pelaku penyimpangan.
“Kami mendukung penuh proses hukum yang berjalan serta siap bersinergi dalam penguatan pengawasan distribusi BBM dan LPG subsidi,” tambahnya.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menutup celah praktik penyalahgunaan energi bersubsidi yang kerap merugikan negara.
“Komitmen kami bersama Pertamina adalah memastikan distribusi BBM dan LPG subsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan adanya penyalahgunaan,” tegasnya.
Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan sinyal bahwa perang terhadap mafia energi terus digencarkan. Dengan kolaborasi yang semakin solid, pengawasan distribusi energi bersubsidi diharapkan kian optimal—menjaga keadilan, sekaligus memastikan subsidi negara tidak lagi bocor ke tangan yang salah.(Fito)













