Demak,Genzanews.com-Polres Demak menghadirkan suasana berbeda di Kantor Bersama Samsat pada Jumat (8/5/2026). Memasuki akhir pekan, pelayanan yang biasanya identik dengan antrean dan suasana formal justru berubah lebih ramah dan humanis. Sejak pintu masuk, warga disambut petugas dengan pendekatan yang lebih komunikatif dan membantu.
Transformasi pelayanan ini menjadi fokus utama Satlantas Polres Demak dalam meningkatkan kenyamanan masyarakat saat mengurus administrasi kendaraan bermotor. Pendekatan humanis diterapkan agar warga tidak hanya datang untuk memenuhi kewajiban membayar pajak, tetapi juga merasakan pelayanan publik yang cepat, nyaman, dan solutif.
Kasat Lantas Polres Demak, AKP Thoriq Aziz, menegaskan bahwa pelayanan humanis bukan sekadar slogan semata, melainkan budaya kerja yang terus dibangun di lingkungan Samsat.
“Kami ingin masyarakat merasa dibantu, bukan sekadar menjalankan kewajiban. Petugas kami arahkan untuk mengedepankan sisi edukatif dan solutif,” ujarnya.
Berbagai fasilitas pendukung juga diperkuat demi menunjang kenyamanan wajib pajak. Mulai dari ruang tunggu berpendingin udara, pojok baca, hingga layanan prioritas bagi lanjut usia, penyandang disabilitas, dan ibu menyusui kini tersedia di area pelayanan.
Selain memperbaiki fasilitas, Samsat Polres Demak juga mempertegas komitmen pelayanan melalui visi dan misi yang berorientasi pada transparansi serta profesionalisme.
Visi yang diusung yakni menjadi pusat pelayanan publik yang unggul, transparan, dan terpercaya menuju Polri Presisi. Sementara misinya meliputi pelayanan prima yang cepat, tepat, dan akurat, menciptakan birokrasi bersih dari pungutan liar melalui digitalisasi, serta meningkatkan kompetensi petugas yang beretika dan berempati.
Adapun motto yang dipegang adalah, “Bersama Samsat Kita Wujudkan Pelayanan Prima.”
Untuk mempermudah masyarakat, Samsat Polres Demak juga menerapkan alur pelayanan yang sederhana dan cepat. Warga yang mengurus pajak lima tahunan terlebih dahulu melakukan cek fisik kendaraan untuk penggesekan nomor rangka dan mesin. Setelah itu, wajib pajak menuju loket pendaftaran dengan membawa STNK asli, KTP asli, dan BPKB guna proses verifikasi berkas.
Tahapan berikutnya adalah penetapan besaran pajak oleh petugas, kemudian pembayaran di loket kasir yang kini telah mendukung transaksi non-tunai. Setelah seluruh proses selesai, warga dapat mengambil STNK yang telah disahkan maupun pelat nomor kendaraan baru di loket penyerahan.
Dengan pendekatan pelayanan yang lebih humanis dan modern ini, Samsat Polres Demak berharap kesadaran masyarakat untuk tertib administrasi kendaraan bermotor semakin meningkat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian.(Fito)














