Permintaan Ayam Potong Meledak Imbas Program MBG, RPA PT DSP di Bogor Kewalahan

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bogor,Genzanews.com – Lonjakan permintaan ayam potong dalam beberapa bulan terakhir membuat sejumlah pelaku usaha Rumah Potong Ayam (RPA) kewalahan memenuhi kebutuhan pasar. Salah satunya dialami PT. DSP, perusahaan RPA yang berlokasi di Jalan Raya Ranca Bungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Meningkatnya kebutuhan distribusi pangan serta dampak dari program pemerintahan MBG disebut menjadi faktor utama melonjaknya permintaan pasokan ayam potong di berbagai wilayah. Kondisi tersebut membuat aktivitas produksi di PT. DSP harus berjalan ekstra setiap hari demi menjaga ketersediaan suplai bagi konsumen.

Owner PT. DSP, Junaidi, mengatakan kenaikan permintaan terjadi sangat cepat dan sudah melampaui kapasitas produksi normal perusahaan.

“Saat ini permintaan pasar meningkat tajam. Program MBG memberikan dampak besar terhadap kebutuhan pasokan ayam potong. Kami berupaya maksimal menjaga kualitas dan kontinuitas suplai, namun kapasitas produksi yang ada mulai kewalahan menghadapi lonjakan permintaan,” ujar Junaidi.

Menurutnya, tingginya kebutuhan pasar membuat perusahaan harus memutar strategi agar distribusi tetap berjalan lancar tanpa mengorbankan kualitas produk. PT. DSP kini tengah menyiapkan langkah ekspansi besar-besaran guna meningkatkan kapasitas produksi.

Pengembangan tersebut meliputi penambahan armada distribusi, mesin produksi, cold storage, hingga perluasan fasilitas operasional RPA. Langkah itu dinilai penting agar perusahaan mampu mengejar tingginya kebutuhan pasar yang terus meningkat dari hari ke hari.

Manajemen PT. DSP juga menilai dukungan permodalan menjadi faktor krusial untuk mempercepat pengembangan usaha. Tambahan investasi dibutuhkan agar proses ekspansi berjalan optimal sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

Tak hanya berdampak pada sektor pangan, pengembangan kapasitas produksi PT. DSP juga diyakini akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di wilayah Bogor dan sekitarnya.

Dengan jaringan distribusi yang telah terbentuk dan pengalaman di sektor RPA, PT. DSP optimistis mampu menjadi salah satu perusahaan yang berperan penting dalam mendukung kebutuhan pangan nasional, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Berita Terkait

Satpas Polres Demak Berbenah, Pelayanan SIM Kini Humanis dan Transparan
Menjelang Sedekah Bumi, Warga Desa Godo dan Satgas TMMD Gelar Doa Bersama di Tengah Persawahan
Pelayanan Humanis Jadi Wajah Baru Samsat Demak, Wajib Pajak Kini Merasa Lebih Nyaman
Tim Wasev TNI AD Tinjau TMMD Kodim Pati, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berkualitas
Pengasuh Ponpes di Pati Diciduk Polisi, Diduga Cabuli Santriwati Selama Empat Tahun
SIM Jadi Lebih Mudah! Satpas Polres Kudus Kedepankan Layanan Ramah dan Anti-Pungli
Bobol Tujuh Gereja, Pelaku Diciduk: Polisi Ungkap Modus “Berburu” Rumah Ibadah Sepi
Sindikat Pencuri Baterai Tower XL di Jepara Berhasil Diringkus Polisi!

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:59 WIB

Satpas Polres Demak Berbenah, Pelayanan SIM Kini Humanis dan Transparan

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:58 WIB

Menjelang Sedekah Bumi, Warga Desa Godo dan Satgas TMMD Gelar Doa Bersama di Tengah Persawahan

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:08 WIB

Tim Wasev TNI AD Tinjau TMMD Kodim Pati, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berkualitas

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:43 WIB

Permintaan Ayam Potong Meledak Imbas Program MBG, RPA PT DSP di Bogor Kewalahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:27 WIB

Pengasuh Ponpes di Pati Diciduk Polisi, Diduga Cabuli Santriwati Selama Empat Tahun

Berita Terbaru